HANYA DALAM DIAM ANDA DAPAT MEMPERHATIKAN
Saat anda tak memiliki kata-kata yang perlu dibicarakan, diamlah. Cukup mudah untuk mengetahui kapan waktunya berbicara. Namun, mengetahui kapan anda harus diam adalah hal yang jauh berbeda. Salah satu fungsi bibir adalah untuk dikatupkan. Bagaimana anda bisa memperhatikan dan mendengarkan dengan lidah yang berkata-kata. Diamlah demi kejernihan pandangan anda. Orang yang mampu diam di tengah keinginan untuk berbicara mampu menemukan kesadaran dirinya. Sekali anda membuka mulut, anda akan temui betapa banyak kalimat-kalimat meluncur tanpa disadari. Mungkin sebagian kecil kata-kata itu tidak anda kehendaki. Seringkali orang tergelincir oleh kerikil kecil,bukan batu besar.
Butiran mutiara indah hanya bisa tercipta bila kerang mutiara mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Sekali ia membuka lebar-lebar cangkangnya, maka pasir dan kotoran laut segera memenuhi mulutnya. Inilah ibarat, kekuatan anda untuk diam. Kebijakan seringkali tersimpan rapat dalam diamnya para bijak. Untuk itu, anda perlu berusaha membukanya sekuat tenaga. Bukankah pepatah mengatakan, “diam adalah emas”
SETIAP KEPUTUSAN MELAHIRKAN HARAPAN
Anda berjalan di atas keputusan yang anda buat; bukan rencana yang anda susun. Rencana hanyalah rencana sebelum anda mengambil keputusan. Bolehlah anda menyusun rencana sebaik mungkin, namun takkan pernah ada rencana yang sempurna. Jangan tunda sampai semua statistik menguntungkan anda; atau semua keadaan mendukung anda. Justru keputusan andalah yang akan mengubah semua angka dan keadaan agar dapat mendukung anda. Keputusanlah yang mewujudkan dan memperbaiki rencana anda. Karena itu, jangan buang waktu terlalu banyak.
Ambillah keputusan pada waktunya.
Bagi seorang pemain basket yang baik, bukan soal apakah lemparannya masuk atau gagal. Yang paling penting adalah melakukan lemparan sebaik mungkin pada saat itu. Kesempatan untuk melempar tidak selalu datang setiap saat. Namun, keputusan harus diambil saat itu. Dan tindakan harus diwujudkan sebaik-baiknya. Setiap lemparan melahirkan harapan baik. Keputusan selalu menumbuhkan optimisme untuk meraih lebih baik lagi.
TIDAK PERLU MENYERAH PADA SEBUAH CEMOOHAN
Cara anda menangani cemoohan menunjukkan bagaimana anda meletakkan kehormatan diri. Yang penting dilakukan adalah menanyakan ke dalam diri sendiri, mengapa anda merasa dicemoohkan? Rasa dicemoohkan terbit dari dalam, bukan dari ucapan orang lain. Semata-mata dibiarkan menguasai diri anda sendiri. Anda memiliki pilihan untuk mau menganggap sebuah ucapan sebagai sekedar ucapan, atau melebih-lebihkannya menjadi sebuah cemoohan. Bila anda menyadari kehormatan yang seharusnya anda jaga dalam diri, maka anda berhak menolak rasa tidak enak itu jauh-jauh. Jangan biarkan cemoohan menggerogoti harga diri anda.
Apa yang menyala dalam diri para pemain dari kesebelasan yang tidak diunggulkan, ketika mereka mampu menyamakan kedudukan, padahal mereka telah jauh tertinggal angka dari tim lawan? Hanya butuh seorang pemain saja yang masih menyimpan kejernihan dalam memandang; bahwa kalau toh kalah, mereka harus kalah dengan terhormat. Ketika kehormatan dijunjung tinggi, ia menjadi angin sejuk yang meniupkan nyawa rangkap, tenaga baru dan inspirasi segar bagi pemain lainnya. Maka, dalam sekejap kekalahan pun dijungkirkan. Kemenangan hanya berpihak pada mereka yang bertanding dengan penuh harga diri.
BERHASIL ATAU GAGAL, ANDA TAK BOLEH BERHENTI
Tidak pernah ada orang yang selalu berhasil atau terus-menerus gagal selama hidupnya. Suatu saat mereka pasti gagal; atau meraih keberhasilan.
Keberhasilan dan kegagalan adalah dua sisi mata uang yang sama. Semua itu berada di cara anda memandang. Bila anda belum pernah gagal, barangkali anda sedang terlena atau tidak berani mengambil resiko apapun. Namun, bila anda tak pernah berhasil, mungkin anda tak punya tujuan atau cepat berputus asa. Semua ini adalah sikap sekaligus hasil. Lihatlah ke seluruh mata uang; bukan sisi sebelahnya saja. Maka anda akan menemukan keberanian untuk terus melangkah. Tak peduli apakah anda berhasil atau gagal.
Seorang pemain sepak bola ditarik keluar oleh pelatihnya. Ia sangat kecewa. Bukankah permainannya cemerlang, bahkan telah mencetak beberapa goal kemenangan? Terlebih lagi, penggantinya hanya berebut bola di tengah lapangan. Meski meraih kemenangan, ia tetap memprotes keputusan pelatih. Bila saja ia tak diganti, tak mustahil mereka menang lebih banyak. Namun, sang pelatih bersikeras, bahwa bila ia tak diganti, tak mustahil mereka jatuh kalah. Karena ia melupakan satu hal; pertahanan. Maka pertimbangkan, keberhasilan manakah yang lebih berharga?
KETIDAKPUASAN HANYALAH PERSEPSI ANDA
Anda boleh mengeluh atau malah memprotes kondisi yang tidak anda sukai. Namun, anda sama sekali tak berhak meruntuhkan apa yang telah dibangun bersama. Ketidakpuasan anda tidak harus menjadi milik orang lain. Itu hanya persepsi pikiran anda atas sebuah kenyataan; bukan kenyataan yang pasti dirasakan semua orang. Bila anda ingin mengubah kondisi, ubahlah pikiran anda terlebih dahulu. Pahami mengapa anda merasa tidak puas. Jangan tularkan ketidakpuasan anda pada orang lain, sebelum anda memahami pikiran mereka. Dan sesungguhnya, anda tak pernah mampu memahami pikiran orang lain sepenuhnya. Memperbaiki keadaan dilakukan dengan membangun; bukan menyiram bara dengan bahan bakar ketidakpuasan.
Jadilah lebah. Meski hinggap dan menghisap sari, lebah tak pernah merusak bunga barang sekelopakpun. Begitu pula seharusnya anda. Dengan menularkan ketidakpuasan, mungkin anda mendorong orang lain untuk memperbaiki keadaan, namun menimbulkan lebih banyak kerusakan di dalam diri mereka dan anda sendiri. Karena itu tularkanlah semangat membangun hanya karena rasa cinta kasih anda. Madu adalah cairan terbaik yang pernah diberikan oleh alam. Itu karena lebah mewujudkan cinta kasih antar putik-putik bunga.
KENDALIKAN PIKIRAN ANDA
Antara anda dan realitas terdapat kaca tembus pandang. Kaca itu mudah sekali buram sehingga anda tak dapat memandang apa adanya. Tugas anda adalah menjaga agar kaca anda tetap bersih dan bening. Seperti air danau yang tenang. Kaca itu bernama pikiran. Jernihkanlah pikiran anda agar anda dapat melihat dengan jelas. Buramnya pikiran disebabkan oleh debu-debu prasangka, persepsi, khayalan dan persepsi indrawi. Singkirkan debu perlahan-lahan. Maka kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan anda pun sirna. Tergantikan oleh keberanian dan kegembiraan dalam memandang kenyataan.
Pikiran adalah kuda liar yang tak mudah dikendalikan. Anda mungkin memerlukan cemeti untuk mengalihkan pandangannya pada tujuan. Pusatkan
pikiran anda pada apa yang sedang anda kerjakan. Jangan biarkan pikiran anda terpecah ke sana kemari. Ini bukan sekedar pelajaran berkonsentrasi, namun kehati-hatian para orang bijak dalam menemukan ketentraman jiwa. Semua yang bermula dari pikiran harus berakhir dalam pikiran pula.
JADILAH CERMIN POSITIF BAGI ORANG LAIN
Mengkritik itu mudah, karena melihat kesalahan orang lain itu gampang. Namun kritik yang didasari oleh mencari-cari kesalahan orang lain tak mungkin dapat mempermudah keadaan. Anda tak perlu menghabiskan waktu dan tenaga anda untuk menilai apakah orang lain telah berbuat salah atau benar. Karena itu sangat mudah! Yang sulit adalah melihat kesalahan diri sendiri. Waspadailah bila anda begitu pandai mengkritik. Jangan-jangan anda tak mampu lagi melihat kebenaran. Dan sebuta-butanya orang ialah mereka yang tak bisa menangkap cahaya kebenaran.
Sekali anda gembira bisa menemukan sebutir debu kesalahan orang lain, anda tergoda untuk mendapatkan yang sebesar kerikil. Begitu seterusnya, hingga tanpa sadar anda telah menciptakan gunung kesalahan orang. Orang tak pernah suka berkaca pada cermin yang memantulkan kekurangan wajahnya. Maka dari itu janganlah anda menjadi bayangan atas kesalahan orang lain. Bantulah mereka menemukan sisi positif diri mereka. Di saat itu pula orang lain akan memantulkan sisi baik anda sendiri.
LEPASKAN BEBAN ANDA DENGAN BERTERUS TERANG
Tanpa sadar banyak orang hidup dalam tekanan. Bukan karena beban terlalu berat; atau kekuatan tak memadai. Namun, karena tidak mau berterus terang. Hidup dalam kepura-puraan tak memberikan kenyamanan. Bersikaplah apa adanya. Bila anda kesulitan, jangan tolak bantuan. Sikap terus terang membuka jalan bagi penerimaan orang lain. Persahabatan dan kerja sama membutuhkan satu hal yang sama; yaitu keakraban di antara orang-orang. Keakraban tercipta bila satu sama lain saling menerima. Sedangkan penerimaan yang tulus hanya terujud dalam kejujuran dan sikap terus terang.
Kepura-puraan itu bagaikan bunga mawar plastik dengan kelopak dan warna sempurna, namun tak mewangi. Meski mawar asli tak seindah tiruannya dan segera layu, kita tetap saja menyukainya. Mengapa? Karena ada detak kehidupan alam di sana. Hidup dalam kejujuran adalah hidup alami yang sejati. Hidup berpura-pura sama saja membohongi hidup itu sendiri. Anda bisa memilih untuk hidup apa adanya; dan berhak menginjakkan kaki di bumi ini. Atau, hidup berpura-pura dalam dunia ilusi.
BEKERJALAH DENGAN TENANG DAN DAMAI
Jangan terburu-buru. Anda tak mungkin memutar waktu lebih cepat. Atau melipat jalan lebih ringkas. Kerjakan segala sesuatunya dengan tenang dan
damai. Anda mungkin dituntut bekerja lebih cepat dan tepat. Namun, semua itu bukan berarti mengabaikan ketenangan dan kehati-hatian. Sungguh jauh berbeda, antara kecepatan dengan kesembronoan. Anda boleh berjalan bergegas atau bertindak dengan tangkas, namun pikiran anda harus pada tempatnya dengan tenang. Kecepatan yang tepat hanya tercapai dalam pengendalian diri.
Malam terasa panjang bagi mereka yang sulit tidur. Namun, apakah waktu memang berjalan lambat? Tidak. Pikiran andalah yang mendahului pagi seolah waktu tertinggal jauh di belakang. Jalan terasa panjang bagi pejalan yang kelelahan. Namun, apakah jarak memang bertambah jauh? Tidak. Pikiran andalah yang sudah tiba di tujuan seolah jarak meregang panjang. Perhatikan, betapa pikiran melompat begitu jauh meninggalkan tindakan anda. Jangan biarkan pikiran memecah keutuhan diri anda. Bersikaplah damai dan tenang.
TAK ADA KEBERHASILAN TANPA KESABARAN
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun, bila anda terkagum pada ketegaran seseorang dalam berusaha, anda menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan. Berusahalah terus.
Pohon besar mampu menahan terjangan badai karena memiliki batang dan akar yang kokoh. Belasan tahun diperlukan untuk menumbuhkan dan melatih kekuatan. Bulan demi bulan, hujan menguatkan jaringan kayunya. Tahun demi tahun, pohon-pohon besar lain melindunginya dari terpaan hujan. Tak ada hitungan malam untuk mencetak sebongkah batang yang tegar. Tak ada hitungan siang untuk menumbuhkan akar yang kekar mencengkeram bumi. Hanya dengan kesabaranlah anda bisa meraih keberhasilan. Tumbuhkan kesabaran bukan sekedar kecepatan meraih sukses.


![Livorno I (The Tuscany Series) [Explore] Livorno I (The Tuscany Series) [Explore]](http://static.flickr.com/7245/7327014798_46a6694fa2_t.jpg)

2 responses to “KUMPULAN KATA-KATA MOTIVASI PART.3”
yako
August 25th, 2011 at 11:14
ARTIKEL YANG SANGAT BERMANFAAT, SAYA JADIKAN BAHAN MEETING
febrialams
November 11th, 2011 at 20:41
waaahhh silahakan gann,, buat motivasi yg lain